8 Rekor yang Berhasil Ditorehkan Indonesia pada Gelaran SEA Games 2019

0
Sumber Gambar: goal.com

SEA Games 2019 di Filipina rampung digelar. Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-4 dengan total perolehan 267 medali (72 emas, 84 perak dan 111 perunggu). Indonesia berada dibawah tuan rumah Filipina, Vietnam, dan Thailand. Hasil akhir ini mengundang rasa ketidakpuasan. Pasalnya kontingen Indonesia di proyeksi bisa finish di posisi dua besar.

Namun perolehan tersebut tetaplah membanggakan. Apalagi kontingen Indonesia berhasil melampaui target 16 medali emas yang dibebankan. Para atletnya pun layak mendapatkan apresiasi tinggi.

Selain pencapaian tersebut, ada prestasi lain yang membanggakan yakni pemecahan rekor baru. Meskipun tidak diganjar medali, namun rekor-rekor baru tersebut akan tercatat dalam sejarah SEA Games.

Berikut delapan rekor yang dipecahkan kontingen Indonesia di ajang SEA Games menurut versi Kemenpora, seperti dilansir dari cnn.com

Tim Polo Air Putra Akhiri Dominasi 54 Tahun Singapura
Tim Polo Air Putra menjadi yang pertama menyumbangkan medali emas. Tidak hanya itu saja mereka berhasil memecahkan dua rekor sekaligus. Yang pertama adalah memboyong emas pertama dalam kiprah Polo Air di SEA Games. Dan yang kedua mereka berhasil menghentikan dominasi Singapura, yang sudah 54 tahun selalu merengkuh emas di SEA Games.

I Gede Siman Sudartawa Perenang Tercepat di SEA Games
Prestasi lainnya yang berhasil ditorehkan oleh perwakilan kontingen Merah Putih pada SEA Games 2019 adalah catatan rekor renang I Gede Siman Sudartawa. Atlet renang ini berhasil memperbaiki rekor renang pada nomor 50 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 25,12 detik saja.

Sebelumnya, I Gede Sman Sudartawa berhasil menjadi tercepat dalam sejarah SEA Games menyelesaikan pertandingan dengan catatan waktu 25,20 detik pada tahun 2017 silam.

21 Gol dalam Tujuh Laga
Pada SEA Games 2019 ini timnas Indonesia tampil sangat mengesankan. Meskipun pada akhirnya Cuma bisa mendulang medali perak, namun Osvaldo Haay dan kawan-kawan mampu memperbaiki rekor pribadi.

Iya, ini adalah kali pertama Indonesia mampu mencetak 21 gol dari tujuh laga. Rekor terbaik sebelumnya dipegang Kurniawan Dwi Yulianto degan 16 gol pada SEA games 1997 silam.

Osvaldo Haay, Cetak 8 Gol
Masih lanjutan dari rekor sebelumnya, Osvaldo Ardiles Haay juga berhasil menorehkan tinta emas. Delapan gol yang ia ciptakan berhasil melampaui capaian legenda timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto yang mencetak 6 gol pada SEA games 1997 silam.
Menariknya Kurus, panggilan Kurniawan menjabat assisten pelath Osvaldo Haay dan kawan-kawan selama di SEA Games Filipina 2019.

Windy Cantika Aisyah Berhasil Pecahkan Rekor Dunia
Tak hanya berhasil menyumbang emas bagi Indonesia, Windy Cantika Aisyah yang mewakili kontingen Merah Putih pada cabang olahraga angkat besi juga berhasil memecahkan rekor dunia.

Windy berhasil memecahkan rekor dunia pada youth angkatan snacth sekaligus memecahkan rekor tersebut atas namanya sendiri. Ia behasil memperbarui rekor sebelumnya untuk angkatan Snatch dari 84 kg menjadi 86 kg dan angkatan Clean & Jerk dari 102 menjadi 104 kg.

Berhasil Pecahkan Rekor Jalan Cepat Putra
Minim ekspose Hendro Yap berhasil melampaui rekor nasional dari cabor atletik nomor 50 km jalan cepat putra. Sempat terhenti ditengah kompetisi karena kram, Hendro berhasil finish posisi ke-lima dengan catatan waktu 4 jam 32 menit 20 detik. Catatan tersebut melampaui rekor nasional yang diciptakan sutisno, yaitu 4 jam 32 menit 32 detik saat turun di Kejuaraan Filipina terbuka pada 1997 silam.

Kendati gagal menyumbangkan medali di nomor 50 km, namun Hendro berhasil menyumbangkan medali emas nomor 20 km. Ia memperbaiki catatan waktu menjadi 1 jam 31 menit pada kategori 20 km.

Pemecahan Rekor Lompat Jauh oleh Sapwaturrahman
Sapwaturrahman Sanapiah Arsyad resmi menjadi pelompat terjauh dalam sejarah SEA Games. Lompatan sejauh sejauh 8,03 meter mampu mengungguli rekor sebelumnya milik Hendry Dagmil asal Filipina yang mencatatkan lompatan sejauh 7,87 meter di tahun 2007 silam.

Medali Emas untuk Tim Voli Putra Setelah 10 Tahun
Tidak hanya polo air, tim voli putra juga berasil mengakhiri paceklik gelar selama 10 tahun lamanya. Terkahir voli merasakan medali emas pada tahun 2009 silam.

Di partai final, timnas Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah, Filipina dalam tiga set sekaligus (25-21, 27-25, 25-17). Hebatnya lagi Rivan Nurmulki dan kawan-kawan mencatatkan rekor impresif dengan tanpa kecolongan satu set pun dari lawan-lawan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here