5 Atlet Dunia Tampil di SEA Games 2019

0
ANTARA/INASGOC/Puspa Perwitasari/tom

SEA Games 2019 tidak hanya menjadi ajang mengukir prestasi bagi atlet-atlet kawasan Asia Tenggara saja. Ada sederet nama tersohor dunia juga ikut berebut medali mewakili negara mereka masing-masing.

Kahadiran mereka pun membuat event dua tahunan ini menjadi semakin menarik untuk diikuti. Sekaligus membuat kompetisi perebutan medali semakin sengit.

Setidaknya ada enam atlet berlevel dunia yang diketahui ikut mentas di SEA Games kali ini. Dimana tiga diantaranya berasal dari Indonesia. Siapakan saja mereka ? berikut ulasannya seperti dilansir dari sport.okezone.com.

Felix Eumir Marcial (Filipina/Tinju)

Bicara soal tinju di Filipina mungkin yang terlintas di benak kita adalah Manny Pacquio. Namun selain Pacquiao Filipina juga memiliki petinju top lainnya yakni Felix Eumir Marcial.

Marcial memang tidak sekondang seniornya tersebut. Namun soal prestasi ia cukup disegani. Salah satunya ia berhasil menorehkan medali perak di Kejuaraan Tinju Dunia AIBA yang digelar di Yakaterinburg, Rusia.

Selain itu ia juga berhasil mendulang emas pada SEA Games 2017 di Malaysia silam. Tak pelak ia akan  menjadi tumpuan medali emas Filipina di cabor tinju.

Shalin Zulkifli (Malaysia/boling)

Di usianya yang sudah menyentuh 41, Shalin Zulkifli masih jadi andalan Negri Jiran Malaysia untuk meraih medali dari cabor boling.

Sebagai atlet senior pengalaman Shalin sudah tidak diragukan lagi. Berbagai kompetisi level dunia sudah pernah ia cicipi yang membuatnya merengkuh sejumlah pernghargaan bergengsi. Salah satunya gelar International Bowler of the Year pada tahun 2002 silam.

Sementara di level Asean prestasi Shalin lebih istimewa lagi. Tercatat ia sudah mengantongi 20 mendali SEA Games yang pernah ia ikuti.

Jonatan Christie (Indonesia/Bulutangkis)

Nama Jonatan Christie atau yang karib disapa Jojo melejit saat membawa Indonesia meraih medali emas tunggal putra di Asian Games 2018 silam. Namun jauh sebelum itu pebulu tangkis berusia 22 tahun sudah memiliki banyak pengalaman di SEA Games. Tidak ada bayak orang yang menyadari, Jojo sudah mengantongi tiga medali emas yakni emas di SEA Games Singapura  2015, dan dua emas di SEA Games 2017 Malaysia.

Di level dunia, Jojo sudah mengantongi empat titel juara. Yakni Australia Open, New Zaeland Open, Swiss International dan Indoensia International. Jumlah tersebut belum termasuk medali perak dan perunggu lainnya.

Dengan semua prestasi tersebut Jojo saat ini bertenger diposisi ke-6 dunia di nomor tunggal putra.

Sinisuka Ginting (Indonesia/Bulutangkis)

Selain Jojo, Indonesia juga mengirim Anthony Sinisuka Ginting untuk memaksimalkan perolehan medali dari cabor bulutangkis. Peringkat 8 dunia tunggal putra tersebut masuk pada saat-saat terakhir sebelum keberangkatan kontingen Indonesia.

Sama seperti Jojo, Ginting juga sudah banyak makan asam garam di kompetisi dunia. Setidaknya sudah tiga gelar juara ia koleksi, China Open, Indonesia Masters, Korea Open. Belum termasuk medali perunggu dan perak yang ia koleksi.

Jojo dan Ginting pun kerap bertemu di partai final beberapa kompetisi. Seperti saat Australia Open 2019, dimana ginting harus puas dengan medali perah usia kalah 2-1. Lalu final Korea Open 2017 yang berhasil dimenangkan Ginting dengan skor 2-1.

Aries Susanti (Indonesia/Panjat Tebing)

Terakhir ada Aries Susanti yang baru saja menggemparkan dunia usai memecahkan rekor dunia panjat tebing.

Areies menjadi tercetap di ajang IFSC World Cup Xiamen 2019 dengan torehan waktu final 6.995 detik. Ia mengalahkan pesaingnya Yi Long Song asal China yang hanya menorehkan waktu 9.032 detik.

Atas pencapaian tersebut Aries tidak hanya pulang membawa medali emas, namun juga menjadi wanita pertama yang mencatatkan waktu dibawak 7 detik.

Sebelum momen membahagiakan tersebut nama dara berusia 24 tahun tersebut juga sudah menorehkan prestasi gemilang. Pada tahun sebelumnya ia juga berhasil menyabet medali perunggu di ajang serupa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here