3 Jagoan Indonesia Pemecah Rekor di Asian Para Games 2018

0

Tim Indonesia hingga Jumat (12/10/2018) berhasil mengumpulkan 123 medali Asian Para Games 2018 dengan rincian 33 medali emas, 42 medali perak dan 48 medali perunggu. Jumlah perolehan medali tersebut membuat membuat Indonesai berada di peringkat ke-6 klasemen sementara.

Menariknya beberapa medali emas yang diraih oleh tim Indonesia berhasil memecahkan rekor di Asia. Dilansir dari Tempo.co setidaknya ada tiga atlet Indonesia yang berhasil memecahkan rekor, semuanya berasal dari cabang olahraga para atletik.

Seperti diketahui, dari cabang olah raga Atletik, Indonesia berhasil mengumpulkan 6 Emas, 12 perak dan 10 perunggu. Berikut adalah tiga atlet Indonesia yang berhasil pecahkan rekor Asia. Berikut ulasannya.

1. Rica Oktavia (Lompat Jauh T20 Putri)
Rika Octavia sukses menyumbangkan medali emas ketiga bagi Indonesia pada nomor lompat jauh putri T20. Menariknya torehan Rika di nomor ini sukses mencatatkan rekor baru Asia yakni lompatan sejauh 5,25 meter.

“Alhamdulillah bisa memecahkan rekor Asia,” ucap Rika Oktavia, dilansir dariBisnis.com
Catatan ini menggantikan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Siti Noor Radiah Ismail atlet asal Malaysia dengan lompatan sejauh 5,20 meter.

Siti sebetulnya kembali berlaga bersama Oktavia pada Senin 8 Oktober 2018 lalu. Namun ia hanya berhasil melompat sejauh 5,18 meter, dan mendapatkan medali perak.

2. Sapto Yogo Purnomo (Lari 100 Meter T37 Putra)
Atlet para-atletik puta Indonesia, Sapto Yogo Purnomo yang sukses menyumbangkan medali emas di nomor lari 100 meter T37 putra juga berhasil memecahkan rekor Asia diangan Asian Para Games 2018 ini.

Dengan waktu tempuh 11,49 detik. Waktu tempuh ini memecahkan rekor Asia 11,51 detik milik pelari Cina Yongbin Lian.

Dalam kompetisi yang digelar pada Selasa (9/10/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta itu. Ia menjadi yang terbaik usai mengalahkan atlet asal Iran, Davoudali Ghasemi dengan waktu 11,97 detik, dan atlet Arab Saudi Ali Alnakhli dengan torehan waktu 12,01 detik untuk medali perunggu.

“Saya tak pikirkan apa-apa termasuk rekor. Saya lari saja, yang penting jadi nomor satu,” kata Sapto Yogo, dilansir dariTribunnews.com

3. Karisma Evi Tiarani (Lari 100 meter T47 Putri)
Atlet putri para-atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani berhasil meraih medali emas pada nomor lari 100 meter putri T42/T63, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/10/2018). Evi membukukan catatan waktu 14,98, mengungguli dua pelari Jepang.

Menariknya dari torehan tersebut, Karisma Evi berhasil memecahkan rekor Asia milik Kaede Maegawa 16,74 detik tahun 2018 di Machida City Athletic Stadium, Jepang. Pada Asian Para Games ini, Kaeda sendiri hanya mendapat perak karena finis lebih lambat dua detik dari Evi, 16,89 detik.

Sementara, ini menjadi medali kedua yang diraih atlet yang mengalami keterbatasan kelemahan di kaki kiri. Sebelumnya Evi meraih medali perak pada nomor lompat jauh putri T42-44/61-67 pada perlombaan Selasa (9/10/2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here