Rezeki Dibalik Perolehan Emas Aji Bangkit Pamungkas

0
[:In]ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda[:]

Aji Bangkit Pamungkas sukses mengalahkan lawannya dari Singapura Sheik Ferdous Sheik Alauddin di cabang olahraga pencak silat kelas 85 kg-90 kg. Walaupun membutuhkan perjuangan yang sulit tetapi Bangkit berhasil menang telak 5-0 atas Ferdous, dan menambah medali emas untuk Kontingen Indonesia di Asian Games 2018.

“Lawan dari Singapura sangat kuat, saya merasa kesulitan di awal. Namun, saya terus mengikuti instruksi pelatih. Medali ini untuk masyarakat Indonesia, untuk pencak silat Indonesia, dan masyarakat Lombok agar ada senyuman untuk mereka,” ujar Bangkit dilansir dari Bola.com.

Ayah Bangkit yang hadir di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur ini menyaksikan langsung anaknya bertanding dengan atlet asal Singapura dan dikalungkan medali emas saat dinyatakan menang oleh juri. Agus Widodo yang merupakan warga Desa Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo ini mengaku tak kuasa menahan tangis saat menyaksikan kemenangan anaknya.

“Saya nggak bisa ngomong apa-apa, kemarin waktu pengalungan medalinya saya mbrebes mili (bercucuran air mata),” katanya dilansir dari suryamalang.com.

Ayah Bangkit yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual air galon isi ulang ini mengaku bahwa pada awalnya anak lelakinya itu tak tertarik pada olahraga pencak silat, alasannya karena Bangkit tidak suka gelut (berkelahi). Namun Bangkit mulai semangat ketika melihat kakaknya yang juga pesilat bertanding dan berhasil mendapatkan prestasi di pencak silat.

Medali emas yang berhasil diraih Bangkit ini tentu akan membuat dirinya dibanjiri bonus yang sangat besar, Atlet kelahiran 20 Mei 1999 ini akan menggunakan bonus yang ia dapat untuk membahagiakan kedua orangtuanya. Bangkit berencana memberikan rumah untuk orang tuanya serta memberangkatkan haji kedua orangtuanya itu.

Ibunda Bangkit, Anis Nurul Laili tidak bisa menyaksikan langsung pertandingan anaknya itu karena masih berada di dalam perjalanan menuju Jakarta. Anis yang mengetahui rencana anaknya untuk memberangkatkan haji itu hanya mampu bersyukur, menurutnya keinginan Bangkit merupakan rezeki orangtua dari seorang anak.

“Kalau memang nanti bisa naik haji, alhamdulillah. Ini mungkin rejeki dari anak,” kata Anis Nurul Laili seperti dilansir suryamalang.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here