Olimpiade Remaja 2018, Batu Lompatan Bagi Nur Vita

0

Olimpiade Remaja 2018, Batu Lompatan Bagi Nur Vita

“Target saya bisa tampil di Olimpiade Tokyo dan Kejuaraan Internasional lainnya,”
Lifter muda Indonesia, Nur Vitasari terus merintis jalan menjadi yang terbaik di dunia. Perempuan asal Pringsewu Lampung ini berhasil menyabet perunggu pada perhelatan Youth Olympic Games atau Olimpiade Remaja 2018 di Argentina. Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Europe Pavilion, Nur berhasil mengangkat total angkatan 162 kg.
Menurut Pelatih Kepala PB PABBSI, Dirdja Wiharja, Nur Vinatasari merupakan lifter putri binaan padepokan Gajah Lampung milik Imron Rosadi.Di usianya yang masih remaja 17 Tahun, Nur Vinatasari merupakan lifter andalan masa depan bagi Indonesia. Prestasinya di kejuaraan Dunia Remaja 2017 di Thailand membuat Nur berhak tampil di Olimpiade Remaja 2018.
“Nur Vinatasari satu satunya lifter yang ikut ke Olympic Youth setelah meraih tiket di kejuaraan Dunia Remaja di Thailand 2017 lalu,” kata Dirdja Wihardja.
Di usia muda, Nur telah berhasil beberapa kali mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional. Salah satu prestasi yang fenomenal, ditorehkan oleh perempuan yang lahir pada tahun 2001 di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja yang berlangsung di Penang, Malaysia pada tahun 2016. Di kejuaraan yang diikuti 60 Negara tersebut, Nur Vinatasari meraih tiga medali Perak.
Pada awalnya, Indonesia tidak mempunyai target untuk mendapatkan medali di Argentina dari cabang angkat besi. Ketua kontingen Indonesia, Dito Ariotedjo mengatakan, keberhasilan Nur merupakan suatu kejutan yang tidak disangka.
“Kami justru awalnya tidak memiliki target tinggi kepada Nur. Bahkan tidak pernah menyangka dia bisa mendapat medali. Ini betul-betul kejutan dan dia sudah melakukan terbaik,” tutur Dito seperti yang dikutip dari harnas.co.
Walau sebelumnya sempat mengalami sedikit masalah dengan meningkatnya berat badan, Nur mamapu menyelesaikan total angkatan 162 kg (snatch 72 kg dan clean & jerk 90 kg). Sementara emas dibawa pulang lifter Rumania Sabina Baltag dengan angkatan 177 kg (snatch 77 kg dan clean & jerk 100 kg), dan perak diamankan Valentina Kely Junkar Acero (Kolombia) dengan angkatan 176 kg (snatch 78 kg dan clean & jerk 98 kg).
Keberhasilan ini tentu membuka jalan bagi lifter muda ini untuk terus berprestasi di ajang internasional. Dan target Nur Vita selanjutnya, adalah tampil di Olimpiade Tokio 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here